7 Hal-Hal Penyebab Varises yang Wajib Anda Ketahui.

Varises adalah kondisi medis dimana pembuluh darah vena mengalami pembengkakan dan tampak dekat dari kulit. Pembuluh vena yang membawa darah yang rendah oksigen dari sel dan jaringan kembali ke jantung, dan darah dapat kembali mendapatkan oksigen.

Penyebab varises ini karena katup vena melemah dan tidak mampu menahan akumulasi darah. Penyakit ini tidak menular ataupun diturunkan, tetapi umumnya varises terjadi dalam satu keluarga.

Varires biasanya berawal dari adanya tekanan tinggi pada dinding pembuluh vena yang dipicu oleh beberapa faktor. Efek dari tingginya tekanan ini mengakibatkan dinding vena merenggang atau kehilangan elastisitas dan katup di dalamnya menjadi lemah. Hal ini menjadikan fungsi katup tidak lagi berjalan normal dan aliran darah ke jantung menjadi terganggu.

Darah yang seharusnya mengalir ke jantung menjadi berbalik arah dan pada akhirnya terjadi pengendapan di satu titik dalam pembuluh vena. Seiring waktu, endapan darah ini akan menyebabkan pembuluh vena mengalami pembengkakan, kerusakan pada katup, dan terjadilah varises.

Nah, berikut ini beberapa faktor yang memicu kerusakan pada katup, dan menyebabkan varises.

  1. Posisi berdiri terlalu lama

Kebiasaan berdiri dalam waktu yang lama dapat menyebabkan darah di pembuluh vena bagian kaki sulit mengalir ke jantung.

  1. Usia

Resiko terkena varises semakin meningkat dengan bertambahnya usia. Penuaan menjadi penyebab fungsi katup vena melemah ketika membantu pembuluh vena untuk mengalirkan darah ke jantung. Biasanya hal ini terjadi saat anda berusia 50 tahun. Katup di pembuluh darah vena melemah, sehingga mungkin menyebabkan darah yang seharusnya menuju ke jantung malah berbalik.

  1. Faktor keturunan

Varises ini adalah salah satu jenis penyakit yang diturunkan. Jika seseorang memiliki anggota keluarga yang menderita varises, maka peluang orang tersebut untuk terkena varises semakin besar.

  1. Obesitas

Dilansir dari Alodokter, tekanan yang terjadi pada pembuluh darah vena akan semakin bertambah jika bobot tubuh semakin besar. Selain mempersulit pembuluh vena dalam mendorong darah kembali ke jantung, tekanan akibat berat badan berlebih juga bisa melemahkan katup vena sehingga darah berbalik arah dan mengendap di dalam vena.

  1. Wanita

Sebagian besar penderita varises adalah wanita. Hal tersebut disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi selama masa kehamilan, menstruasi, atau menopause. Perubahan hormon ini menjadikan dinding pembuluh vena merenggang, sehingga berdampak pada melemahnya katup vena.

Menurut Hellosehat, pada proses kehamilan volume darah pada tubuh meningkat, tetapi menurunkan aliran darah dari kaki ke pinggul. Perubahan aliran darah ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan janin dalam kandungan. Akan tetapi hal ini memiliki efek samping yaitu pembengkakan pembuluh vena.

Varises dapat muncul pertama kali saat hamil, atau bisa juga kehamilan memperburuk keadaan varises yang sudah ada. Janin yang semakin lama semakin membesar juga memberikan tekanan berlebih pada pembuluh darah di kaki, sehingga bisa menyebabkan varises. Nah, kondisi ini bisa membaik dalam kurun waktu 3 sampai 12 bulan setelah melahirkan.

  1. Masalah kesehatan lain

Masalah pada kesehatan lain ini seperti cacat pada pembuluh darah, pembengkakan atau tumor di rongga pinggul, dan penyakit yang disebabkan oleh penggumpalan darah.

  1. Pernah memiliki trauma di kaki

Pembekuan darah yang dialami sebelumnya atau kerusakan traumatis pada katup di pembuluh darah dapat melemahkan kemampuan pembuluh untuk memindahkan darah kembali ke jantung. Hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya varises atau masalah pada pembuluh vena.

Tidak memiliki faktor resiko bukan berarti tidak memiliki kemungkinan menderita varises. Faktor-faktor tersebut hanya referensi saja . Konsultasikanlah pada dokter untuk informasi selengkapnya.

Tinggalkan Balasan

Comment
Name*
Mail*
Website*